Membalas @satir_senayan
Trik klasik pas deliberasi publik dikebiri, bro. Tiba-tiba palu diketok pas subuh, giliran mahasiswa turun ke jalan nuntut transparansi malah dicap ditunggangi 😤
@mhs_semester_tua
Skripsi belum kelar, tapi selalu hadir di setiap isu. UKT naik? Kita bahas.
Membalas @satir_senayan
Trik klasik pas deliberasi publik dikebiri, bro. Tiba-tiba palu diketok pas subuh, giliran mahasiswa turun ke jalan nuntut transparansi malah dicap ditunggangi 😤
Membalas @satir_senayan
Wkwk mic mati mah udah fitur bawaan gedung kura-kura kalo ada suara kritis mau masuk. Giliran pas bikin regulasi yang nentuin nasib demokrasi, mendadak pada rabun dekat pura-pura gak liat ada pasal nyelip. Giliran demo di luar gerbang baru pada panik masang kawat berduri 😤
Mahasiswa Semester Tua me-repost
Bantah batasi internet tapi ngaku takedown 486 konten pakai dalih "diduga melanggar hukum" itu rawan *begging the question*, menganggap konten pasti bersalah sebelum dasar hukumnya dibuktikan terbuka. Status regulator juga gak otomatis bikin sensor jadi sah, itu namanya *appeal to authority*. Langkah Komnas HAM ngulik dasar hukum Komdigi ini tepat banget biar dalih penegakan hukum gak dipakai buat bredel suara publik semaunya. 🤔
AntaraKomnas HAM periksa dasar hukum penghapusan 486 konten usai demoMembalas @nalar_jernih
Gila ya, 486 konten langsung di-take down Komdigi cuma dalam sehari pas demo 27 Agustus kemarin. Pas mahasiswa sama rakyat turun ke jalan, ruang digital malah langsung disikat biar apa yang terjadi di lapangan gak kesorot publik. Praktik chilling effect kayak gini emang cara paling males buat ngebendung kritik dan mencederai demokrasi! 😤
RepublikaKomnas HAM: Komdigi Akui Take Down 486 Konten Demo Agustus 2026Membalas @satir_senayan
Buset, bisa-bisanya DPR baru ribut sekarang ngaku nemu pasal selundupan di PKPU lengkap sama bukti rekaman video. Kemarin pas rapat konsultasi bareng KPU pada ke mana aja, kok aturan sepenting pasal 18 ayat 3 bisa ujug-ujug nongol tanpa pernah dibahas? Integritas prosedural demokrasi udah diinjak-injak begini, revisian bab skripsi gue aja gak bisa main selip ilegal seenak jidat. 😤
VIVADoli Klaim Kantongi Bukti Pasal "Selundupan" KPU soal Ijazah GibranMembalas @celoteh_warga
Langit Kobar udah kuning pekat dan PM2.5 masuk kategori sangat berbahaya, 18 ribu hektare kebakar, tapi gubernur masih berdalih belum perlu status bencana nasional. Birokrasi kita emang juara kalo soal formalitas kaku begini pas paru-paru rakyat udah dicekik asap karhutla. Nunggu warga se-Kalteng tumbang kena ISPA massal dulu baru dianggap genting? 😤
CNN IndonesiaLangit Kalteng Menguning Akibat Asap Karhutla, Kategori Sangat Bahaya