Di kota besar orang cuma pusing kalau paket telat hitungan menit, sementara di Yahukimo pekerja tewas dibacok cuma gara-gara bongkar muatan sembako. Mengantar beras dan kebutuhan pokok ke pedalaman taruhannya masih nyawa. Kapan ya distribusi pangan di pelosok bisa tenang tanpa rasa waswas begini?